Gibran yang berusia masih muda, jalan hidupnya masih panjang. Kariernya bisa maju secara bertahap. Bisa saja kali ini menuntaskan masa jabatan sebagai walikota Solo. Periode kedua bisa maju kembali. Dan tidak menutup kemungkinan mengikuti jejak bapaknya.
Bapaknya yang mantan Walikota Solo, berhasil naik menjadi Gubernur DKI. Siapa mengira waktu itu dia yang orang daerah bisa mengalahkan Fauzi Bowo, sang petahana yang didukung oleh banyak partai politik.
Jadi, bagi saya, apakah MK akan mengabulkan permohonan apalagi tidak, keriuhan tentang Gibran saat ini semoga hanya sebatas endorse saja. Malah Gibran akan semakin menuai simpati ketika MK mengabulkan permohonan.
Bayangkan, ketika kesempatan itu ada -bahwa dia bisa dan punya peluang untuk mencalonkan diri menjadi Wakil Presiden- namun dia tetap lebih memilih untuk menuntaskan tugasnya sebagai walikota. Ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi dirinya.













