Menurut Adiyana, banyak proyek Jawa Barat yang penting disosialisasikan, antara lain Pelabuhan Patimban, Kawasan Pariwisata Pangandaran, Kawasan Ekonomi Segitiga Rebana dan lain-lain.
”Sosialisasi ini setidaknya bisa menyehatkan ekonomi lembaga penyiaran dalam situasi pandemi saat ini,” ujarnya.
Ia menilai, selama ini Pemerintah Jabar kurang optimal memanfaatkan potensi 437 lembaga penyiaran radio dan televisi lokal, sebagai senjata besar untuk menyampaikan berbagai program dan upaya pembangunan yang strategis kepada masyarakat.
“Potensi 437 Lembaga Penyiaran lokal tersebut sebagai raksasa untuk mensosialisasikan program-program strategis Pemprov Jabar, karena lembaga penyiaran lokal mengetahui kebutuhan informasi masyarakat Jawa Barat sesuai dengan karakteristik nilai-nilai budaya, sehingga penting untuk terus di tingkatkan,” paparnya.













