Wali Kota Semarang juga menyatakan kesiapan Pemkot untuk mendukung deteksi dini bagi ASN serta memfasilitasi koordinasi lanjutan, baik melalui rapat koordinasi maupun kerja sama formal, guna memperkuat peran pemerintah daerah sebagai entitas pemulihan dan perlindungan masyarakat
“Kami siap berada di ruang yang sama, bekerja bersama BNN untuk menjaga generasi muda dan memperkuat nilai-nilai positif di masyarakat,” pungkasnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat sinergi antara BNNP Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang dalam menghadapi tantangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang semakin dinamis. Melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, dunia pendidikan, aparat penegak hukum, serta partisipasi aktif masyarakat, upaya pencegahan dan penanganan narkoba dapat dilakukan secara lebih komprehensif, mulai dari deteksi dini, edukasi, hingga rehabilitasi. Kota Semarang sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi diharapkan mampu menjadi contoh penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional pemberantasan narkoba.











