Sementara instrumen ekonomi dapat memperluas ruang daya tawar Indonesia tanpa harus selalu menggunakan pendekatan konfrontatif.
Inilah konvergensi.
Bukan memperbanyak instrumen, melainkan menyatukan arah dan tujuan penggunaannya.
Dan pada titik inilah kepemimpinan strategis menjadi sangat penting.
Konvergensi membutuhkan lebih dari sekadar koordinasi birokrasi. Ia membutuhkan kesamaan visi, pertukaran informasi, kecepatan pengambilan keputusan, interoperabilitas teknologi, serta kepemimpinan yang mampu melihat kepentingan nasional sebagai satu kesatuan.
*Dari Kekuatan yang Terpisah Menjadi Daya Strategis*
Indonesia memiliki sumber daya yang besar.
Kita memiliki wilayah geografis yang strategis, jumlah penduduk yang besar, sumber daya alam, pasar domestik, kekuatan diplomasi, pertahanan, serta posisi penting di kawasan Indo-Pasifik.













