Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer RI untuk PBB (2017–2019))
JAKARTA || Bedanews.com –
*Pendahuluan*
Sejarah TNI mengajarkan satu pelajaran penting: doktrin tidak boleh berhenti pada zamannya. Ia harus berkembang mengikuti perubahan karakter perang, teknologi, lingkungan strategis, dan kepentingan nasional.
Pengalaman sejarah Indonesia menunjukkan hal itu. Perjuangan mempertahankan kemerdekaan mengajarkan pentingnya perang rakyat semesta, daya tahan, dan kemampuan beradaptasi dalam keterbatasan. Operasi Trikora pada 1962 memperlihatkan pentingnya keterpaduan kekuatan dalam satu kerangka komando melalui Komando Mandala. Sementara berbagai pengalaman operasi dan krisis setelahnya menunjukkan bahwa ancaman terhadap negara tidak selalu hadir dalam bentuk perang konvensional.













