Namun lingkungan strategis abad ke-21 menuntut lebih dari sekadar keterpaduan antar-matra.
Konsep Multi-Domain Operation berkembang dari kebutuhan untuk menciptakan keunggulan melalui penggunaan kemampuan berbagai domain secara terpadu. Doktrin Angkatan Darat Amerika Serikat mengidentifikasi lima domain utama: darat, udara, maritim, antariksa, dan siber. MDO juga memperhitungkan dimensi fisik, informasi, dan manusia dalam penciptaan efek operasi.
Di sinilah perbedaan mendasarnya.
Joint Operation terutama menekankan koordinasi dan sinkronisasi kemampuan berbagai matra.
Sementara Multi-Domain Operation berusaha menciptakan efek yang saling memperkuat dari berbagai domain, sehingga keunggulan pada satu domain dapat membuka peluang dan menciptakan keuntungan pada domain lainnya. Doktrin tersebut secara eksplisit menekankan penciptaan complementary and reinforcing effects.













