Cimahi, BEDAnews-
Gelombang penolakan keras berbagai elemen masyaraakt Cimahi atas rencana perusahaan daerah milik Pemkot Cimahi PDJM merubah Stadion Sangkuariang menjadi pusat bisnis terus meningkat. Tadi pagi, sejumlah elemen masyarakat cimahi yang tergabung dalam Forum Aksi Save Stadion Sangkuriang Cimahi yang terdiri dari berbagai komunitas seperti KONI, Atjim (Anak Tjimahi), Laskar Merah Putih Cimahi, Dewan Kesenian Cimahi (DKC), Forum Dinamika Abdi Rakyat (Fopdar), Cimahi Facebook Community, berkumpul di Stadion Sangkuriang untuk menyatukan sikap yakni menolak pembangunan Sport Mall, Gedung Pemuda, Gedung Kesenian dan Pusat bisnis.
Mereka menganggap walikota Cimahi Atty Suharti sudah tidak punya nurani dan kepedulian terhadap dunia olahraga. Bahkan, merubah stadion sangkuriang jadi Mall merupakan langkah gegabah dan salah kaprah, karena tidak menghargai masyarakat dan para pendiri Stadion legenda itu. Malah, walikota Cimahi Atty Suharty dan pendahulunya (Itoch Tochiya-red) dianggap sudah melakukan kebohongan publik atas janji-janjinya untuk membangun sarana olahraga termasuk Stadion Sangkuriang. " jelas kami merasa di bohongi, dilecehkan, hanya di beri janji janji manis tanpa bukti, dari walikota yang dulu sampai sekarang tetap saja tidak bedanya, semua omong kosong, Tegas Ketua KONI Cimahi Agus L saat jumpa pers di Stadion Sangkuriang, Rabu, 26/2/2014.
Ditegaskan Agus, pihaknya sudah tiga tahun terus berjuang untuk membangun stadion Sangkuriang tapi yang didapat hanya pahit dan kecewa. Agus menilai pihak pemkot benar benar tidak menunjukan itikad yang baik membangun sarana olahraga di kota Cimahi." kami selalu komunikasi dengan walikota dan sekda, bahkan sudah mengirim surat tiga kali, tapi semuanya tidak di gubris , jelas! kami sudah dianggap "kambing conge", katanya dengan nada tinggi.
Aguspun mempertanyakan kiinerja PDJM dengan direktur yang baru Maktal S.Nugraha yang dianggap bermain api dengan warga Cimahi dengan rencana yang dianggap nekad. Didirektur PDJM yang baru jangan membuat rencana yang membangkitkan kemarahan dan kekecewaan warga Cimahi, kalau mau membangun pusat bisnis lebih baik selesaikan dulu pembangunan Pusat Niaga Cimahi (PNC) Cibeureum dan Pasar atas." ungkapnya kesal
Hal senada diungkapkan Sekjen KONI Elvis, yang menegaskan tidak rela jika stadion Sangkuriang harus diuganti dengan pusat niaga, karena rencana tersebut merupakan langkah mundur dan menyakiti masyarakat cimahi. " sampai kiamat pun kami menolak Stadion Sangkuriang di jadikan pusat bisnis, keputusan kami adalah harga mati, !" tegasnya. (harry gibrant)











