Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menyatakan kesiapan mendukung kongres dipercepat. “Jika ini adalah keinginan pemerintah, Aceh siap menyukseskan acara ini,” ungkapnya.
Dukungan serupa juga datang dari Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, yang optimis bahwa langkah ini membawa kebaikan bagi organisasi.
Hendry Ch Bangun (HCB) tetap menjadi figur sentral dalam upaya menyelesaikan permasalahan ini. Ia dianggap layak dan dipercaya memimpin PWI untuk menjaga persatuan dan keberlanjutan organisasi.
Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, Haris Sadikin menegaskan bahwa, kongres tetap akan dipimpin oleh HCB sesuai hasil rapat pleno diperluas. “Konsolidasi tetap berjalan, dan persiapan harus dilakukan dengan solid,” tambahnya.
Sebagai Ketua Umum PWI yang berbadan hukum sah, HCB memiliki otoritas penuh untuk mewakili organisasi. Hal ini membedakannya dari pihak lain yang tidak berbadan hukum dan tidak memiliki legitimasi serupa.












