Pemilihan ketua untuk pengurus harian dan ketua DKP dilakukan terpisah. Kontestasi Kesit dan Iqbal dilakukan lebih dulu, setelah itu pemilihan ketua DKP, antara Theo M Yusuf dan Berman Nainggolan.
Untuk pemilihan, pemilih atau pemilik hak suara (voter) mencoblos foto dari masing-masing calon.
“Jadi kita sepakati untuk mencoblos gambar yaa, bukan nomor urut. Tidak ada juga nomor urut,” ujar Budi Nugraha, ketua panitia Konferprov PWI Jaya 2024.
“Kami ingin proses pemilihan menjadi lebih jelas dan mudah dipahami oleh pemilih. Mereka tinggal mencoblos gambar salah satu calon yang mereka dukung,” ungkap Budi Nugraha yang didampingi wakil ketua panitia, Tb.Adhi.
Mengingat adanya dua calon Konferprov PWI Jaya 2024 diperkirakan berlangsung dinamis. Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), yakni pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI Biasa, total jumlah pemilik suara sekitar 430 orang.













