• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Komplotan dukun pengganda uang dibekuk polisi

Komplotan dukun pengganda uang dibekuk polisi

Asep Budi by Asep Budi
11 Februari 2015
in Tak Berkategori
2
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews,-

Tergiur keuntungan berlipat, seorang perempuan harus kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah. Junidar dijanjikan duitnya dapat bertambah hingga berkali-kali lipat. Percaya dengan itu, dirinya harus rela melihat uangnya sebanyak Rp 982 juta raib diambil orang. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Polisi Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, pihaknya telah mengamankan enam orang yang terlibat dalam komplotan penipu itu. Mereka adalah O als R, N alias HY,  AM alias S, CS alias D, W, dan ‎GDD. "Perannya berbeda-beda. Mereka juga diamankan di beberapa lokasi berbeda," ujar Pudjo, Rabu (11/2).

Pudjo menuturkan kronologis kejadian yang menimpa perempuan itu. Pada pertengahan Januari, Junidar datang ke Sumedang menemui N, yang mengaku sebagai orang pintar. Kedatangannya untuk melakukan ritual penggandaan uang.

N sangat lihai dalam meyakinkan korbannya. Untuk menunjukkan dirinya memiliki ilmu menggandakan uang, N memperlihatkan setumpuk uang sebesar Rp 9 miliar. "Untuk memulai proses itu, korban wajib membayar mahar 10 persen sebesar Rp 982 juta‎," tukas Pudjo.

Terpancing dengan rayuan pelaku, korban mengambil uang di Bank BRI dan BNI. Uang kemudian dibawa ke dalam mobil yang dikemudikan oleh AM juga CS. Kemudian, sang supir langsung melarikan mobil dengan membawa uang itu ke Majalengka. Berdasar hasil penyelidikan dan pemeriksaan, diketahui komplotan ini telah beraksi berulang kali dengan modus sama. Beberapa daerah itu adalah Sumedang, Indramayu, Majalengka, Brebes, dan Batang.

Selain pelaku, polisi juga barang bukti seperti uang palsu senilai Rp 2,27 miliar, uang tunai asli Rp 60 juta, 14 jenis telepon genggam berbagai merek, enam mobil berbagai merek dan tiga sepeda motor. (Lanie)

 
 
 

BeritaTerkait

Tim Wasev: TMMD Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

13 Mei 2026

Bupati Serahkan 10 Paket Sembako

13 Mei 2026
Previous Post

Dukun cabul perdayai belasan gadis dibekuk polisi

Next Post

Crown Grup launching lokasi Crown Ashfield

Related Posts

TNI-POLRI

Tim Wasev: TMMD Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

13 Mei 2026
TNI-POLRI

Bupati Serahkan 10 Paket Sembako

13 Mei 2026
TNI-POLRI

Warga Apresiasi Rampungnya Jembatan Garuda di Desa Gondanggunung

13 Mei 2026
TNI-POLRI

Babinsa Kodim Ponorogo Pendampingan Penyaluran Bantuan Benih Padi 

13 Mei 2026
TNI-POLRI

PANGKORMAR: “PARA KOMANDAN SATUAN HARUS DEKAT DENGAN PRAJURITNYA”

13 Mei 2026
TNI-POLRI

KAS KORMAR PASTIKAN KESIAPAN AMUNISI KALIBER 100 MM BMP-3F MELALUI UJI FUNGSI DI BALURAN

13 Mei 2026
Next Post

Crown Grup launching lokasi Crown Ashfield

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021