Bandung, BEDAnews,-
Tergiur keuntungan berlipat, seorang perempuan harus kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah. Junidar dijanjikan duitnya dapat bertambah hingga berkali-kali lipat. Percaya dengan itu, dirinya harus rela melihat uangnya sebanyak Rp 982 juta raib diambil orang.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Polisi Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, pihaknya telah mengamankan enam orang yang terlibat dalam komplotan penipu itu. Mereka adalah O als R, N alias HY, AM alias S, CS alias D, W, dan GDD. "Perannya berbeda-beda. Mereka juga diamankan di beberapa lokasi berbeda," ujar Pudjo, Rabu (11/2).
Pudjo menuturkan kronologis kejadian yang menimpa perempuan itu. Pada pertengahan Januari, Junidar datang ke Sumedang menemui N, yang mengaku sebagai orang pintar. Kedatangannya untuk melakukan ritual penggandaan uang.
N sangat lihai dalam meyakinkan korbannya. Untuk menunjukkan dirinya memiliki ilmu menggandakan uang, N memperlihatkan setumpuk uang sebesar Rp 9 miliar. "Untuk memulai proses itu, korban wajib membayar mahar 10 persen sebesar Rp 982 juta," tukas Pudjo.
Terpancing dengan rayuan pelaku, korban mengambil uang di Bank BRI dan BNI. Uang kemudian dibawa ke dalam mobil yang dikemudikan oleh AM juga CS. Kemudian, sang supir langsung melarikan mobil dengan membawa uang itu ke Majalengka. Berdasar hasil penyelidikan dan pemeriksaan, diketahui komplotan ini telah beraksi berulang kali dengan modus sama. Beberapa daerah itu adalah Sumedang, Indramayu, Majalengka, Brebes, dan Batang.
Selain pelaku, polisi juga barang bukti seperti uang palsu senilai Rp 2,27 miliar, uang tunai asli Rp 60 juta, 14 jenis telepon genggam berbagai merek, enam mobil berbagai merek dan tiga sepeda motor. (Lanie)












