Bandung, BEDAnews
Letak Bandara Husein Sastranegara Bandung yang cukup strategis, memerlukan penanganan khusus agar dapat melayani lebih optimal, terutama dengan semakin meningkatnya jumlah penumpang dan penerbangan di bandara pada masa-masa peak hours/Jam sibuk, terutama menjelang lebaran yang diperkirakan traffic transportasi udara akan meningkat sampai 92,8%.
Peningkatan cukup signifikan, sehingga perlu dilakukan persiapan-persiapan mengingat kondisi bandara sendiri yang kurang memadai jika dibandingkan dengan jumlah pengguna yang terus meningkat.
Hal tersebut mengemuka saat Komisi D yang dipimpin Ketua Komisi, Ir. H.M.Q Iswara melakukan rapat kerja dan kunjungan ke PT. Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara, Selasa kemarin (31/7).
Pada prinsipnya, DPRD Jabar siap mendukung PT. Angkasa Pura II untuk lebih meningkatkan pelayanan public. “Untuk itu kami perlu berkoordinasi dengan PT. Angkasa Pura II, TNI AU terkait masalah transportasi udara di Bandara Husein, mengingat lebaran tahun ini prediksi pengguna angkutan udara di Bandara Husein akan mengalami kenaikan,” kata Iswara.
Menurut Iswara, dari pemaparan Kepala Divisi Operasional BHB, Iskandar Hamid, kapasitas daya tampung penumpang sebesar 712 penumpang, namun saat peak hour bisa mencapai 960, sehingga penumpang merasa kurang nyaman karena terbatasnya area.
Penerbangan domestik di Bandara Husein saat ini mencapai 19 penerbangan dan internasional 10 penerbangan. Melihat potensi ke depan, pihaknya merencanakan penambahan sebanyak 26 penerbangan," demikian dikatakan Iskandar.
Tahun 2011, lanjut Iskandar, jumlah penumpang mencapai 948.497 orang, dan per Juni 2012 ini sudah mencapai 698.640 orang. Diperkirakan akhir tahun 2012 bisa mencapai kurang lebih 1.400.000 orang.
Dikatakannya pula, untuk pergerakan pesawat pada tahun 2011 mencapai 10.305 dan per Juni 2012 sudah mencapai 6.731. Dari evaluasi diperkirakan pada tahun 2020 jumlah pemumpang bisa mencapai kurang lebih 4,7 juta penumpang, sehingga memang diperlukan langkah-langkah khusus untuk mengantisipasi hal tersebut.
Sementara menanggapi adanya MoU kerjasama antara PT. Angkasa Pura II dengan TNI AU sebagaimana yang dikemukakan oleh Iskandar, Iswara menyambut baik kerjasama yang dirintis sejak tahun 2010 dan dimantapkan pada tahun 2011.
Menurut Kepala Divisi Operasional Lanud TNI AU Husein Sastranegara, Imam Subekti, proses penyerahan kembali lahan dari PT. DI melalui berita acara dan diperkirakan bulan November ini bisa dilanjutkan. Kesemuanya ini dilakukan sebagai upaya mendukung pengembangan Bandara Husein sebagaimana yang didorong juga oleh Pemprov Jawa Barat, katanya. (Hermanto)











