Kombes Heru juga mengingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan adanya jerat hukum bagi pelaku cyber bullying dan penyebar hoax.
Ning Khilma Anis, ikut memotivasi para audience untuk mendem jero yaitu menghilangkan nilai-nilai keburukan yang dapat membantu kita hidup di era digital dan tentu saja untuk dapat terus berkarya, mandiri dan berinovasi di masa pandemi
“Lebih baik berbuat sedikit asalkan menyumbang sesuatu di zakat literasi daripada tenggelam di dunia angan-angan. Juga dalam bisnis, daripada hanya mengumpulkan teori dalam berbisnis, lebih baik melakukan praktek bisnis sedikit demi sedikit,” ungkap Anis.
Webinar ditutup oleh Nurul Hidayatul Ummah yang berharap, dengan diadakannya kegiatan ini para remaja putri dapat teredukasi dan terus berdaya.













