Jakarta – bedanews.com – Dengan akan dibangunnya taman yang bertemakan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) ini, akan memberikan dampak positif bagi eksistensi TNI Angkatan Laut (TNI AL) secara nasional khususnya dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai penjaga wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E, M.M dalam acara peletakkan batu pertama pembangunan Taman SSAT di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (02/11).
Taman SSAT yang rencananya akan dibangun selama 120 hari tersebut bertempat di halaman depan sisi kiri Gedung Utama Mabesal.
Pada taman akan menampilkan berbagai Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL diantaranya replika KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Bung Tomo-357 dan KRI Teluk Banten-516, The Landing Craft Vehicle Personel (LCVP), serta Alutsista asli berupa pesawat udara TNI AL berjenis GAF Nomad, Helikopter Bolkow NBO-105 serta Tank Amfibi Korps Marinir tipe PT-76 dan Tank BTR-50 dengan gapura Pangkalan TNI AL sebagai simbol integrasi Gedung Neptunus yang sudah ada.













