“Meningkatkan mutu pendidikan tidak bisa lagi dilakukan sendirian. Karena Jawa Barat ini begitu luas maka kuncinya adalah gotong-royong. Saling berbagi ilmu dan kekuatan tiap satuan pendidikan seperti yang telah dicontohkan oleh 16 sekolah penyelenggara kegiatan hari ini,” tutur Kadisdik Jabar saat peresmian, baru-baru ini.
Pihaknya pun terus melakukan ikhtiar perbaikan mutu pendidikan di daerah, salah satunya melalui program pendidikan karakter Jabar Masagi yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.
“Saat ini, kita meresmikan Tugu Sekolah Model Profil Pelajar Pancasila Jabar Masagi berbentuk kujang, berkaitan dengan belajar masagi dan Pancasila,” jelas Kadisdik.
Hidup Harus Punya Banyak Nilai
Sedangkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, hidup itu harus punya banyak nilai. Dengan agama hidup lebih terarah, dengan ilmu hidup menjadi lebih mudah, dengan kerja nyata hidup lebih berfaedah. “Kita paham, dimana-mana adablah yang pertama, ilmu baru yang kedua. Walaupun ilmu berguna, budi luhur tetap yang utama,” tuturnya.











