Ia menambahkan, KNPI tidak pernah bermaksud memecah belah masyarakat, terlebih dengan RW yang juga merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah. “KNPI adalah bagian dari masyarakat Kota Cirebon. Kami selalu hadir dan terlibat aktif dalam Musrenbang baik di tingkat kelurahan maupun kota. Anggaran yang kami ajukan pun sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, dan tidak pernah mengganggu alokasi untuk RW,” tegasnya.
Chaidir juga mengungkapkan kekecewaannya karena pernyataan anggota dewan tersebut muncul setelah KNPI menunjukkan komitmen menjaga kondusivitas, termasuk melalui dialog langsung dan jabat tangan dengan Wali Kota Cirebon saat aksi demonstrasi sebelumnya.
Menurutnya, pernyataan sepihak dari oknum anggota DPRD justru memperkeruh suasana dan tidak mencerminkan semangat kolaborasi yang seharusnya dibangun antar elemen masyarakat.













