Menurut Harry, kegiatan ini melibatkan siswa magang dari SMK PGRI 35 Jakarta Barat untuk terlibat langsung dalam proses sosialisasi UU KIP. Harry berharap, siswa magang ini tidak hanya belajar administrasi tetapi juga melatih sotf skills, kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat.
“Ini kesempatan luar biasa bagi siswa magang. Mereka tidak hanya belajar administrasi, tetapi juga melatih soft skills, kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat. Mereka sudah ikut mendorong arus keterbukaan informasi publik, dan ini hal yang sangat membanggakan,” katanya.
Harry menyebut, UU KIP lahir untuk mendorong partisipasi publik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun, partisipasi tersebut tidak akan terwujud apabila masyarakat belum mengenal Komisi Informasi berikut peran dan fungsinya.












