Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaeni. (Foto: Dok. pribadi).
JAKARTA || Bedanews.com – Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) mengecam sekeras-kerasnya tindakan yang menjadikan hafalan Surah Ad-Dhuha sebagai gimmick promosi minuman keras Newport dalam sebuah pesta di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Ketua Umum PBMA, Jazuli Juwaini dalam pernyataan yang disiarkan di Jakarta, Selasa (11/8) menegaskan, menjadikan hafalan surah dalam Al-Qur’an berhadiah minuman keras sangat tidak beradab, melecehkan kesucian Al-Qur’an, serta tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
Dalam peristiwa yang videonya beredar luas, seorang pengunjung ditantang menghafalkan Surah Ad-Dhuha dan kemudian memperoleh hadiah berupa minuman keras. Peristiwa tersebut memicu kecaman publik, banyak pihak yang telah melaporkan, dan saat ini telah mendapat perhatian pihak aparat kepolisian.













