Maka, menurut dia, perlu adanya sinergi dan integrasi dari hulu sampai hilir dalam penaggulangan terorisme, dan UNMA berkomitmen menegakkan konsep Islam wasathan (jalan tengah).
UNMA, lanjutnya, saat ini sedang mengembangkan moderasi beragama dan secara konkrit telah membentuk Lembaga Kajian Keislaman dan Ke-Mathla’ul Anwaran (LK3).
Secara khusus UNMA terus memberikan pemahaman kepada para mahasiswanya tentang Islam dan keislaman yang benar. UNMA pun siap bersinergi dan membantu program-program BNPT.
Pada bagian lain, Kepala BNPT mengajak PBMA menjadi mitra program BNPT seperti “Warung NKRI”.
Konsep warung NKRI merupakan warung kopi biasa yang di dalamnya diisi lagu-lagu perjuangan, bahasan tentang Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Program itu dimaksudkan sebagai salah satu upaya strategis untuk mempersempit ruang gerak radikalisme.












