“Sejumlah anak Papua meraih Nobel seperti Goerge Saa mendapatkan Nobel Fisika yang dapat membanggakan Indonesia khususnya Papua.
Selain itu, ada juga Linda dari Asmat serta anak – anak muda Papua lainnya yang memiliki prestasi di kancah dunia internasional yang mengharumkan nama Indonesia,” ucap Antie.
Pendidikan di Papua harus berkesinambungan dan terus ditingkatkan agar muncul lagi generasi penerus Papua yang memiliki semangat berkompetisi dan berdaya saing. “Disitulah Kehadiran Negara sangat diperlukan,” ungkap Ketua Pusat Studi Papua UKI.
“Memperkuat pendidikan dasar, memperhatikan dosen – dosen dan guru – guru ke Papua sehingga Papua dipenuhi dengan guru – guru dan dosen – dosen pilihan, serta mengirimkan anak – anak muda Papua yang bertalenta keluar ke daerah lain agar SDMnya cepat berkembang akan menjadi “PR” Pemerintah Pusat dan seluruh stakeholder yang harus dilakukan secara konsisten,” kata Peneliti Pusat Studi Papua UKI, Antie.













