Regional

Ketua KPA: Seluruh KKR Dapat Mendorong Pelajar Untuk Mendonorkan Darahnya

Sukabumi, BEDAnews.com

KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Sukabumi, secara gencar membentuk dan melatih KKR (Kader Kesehatan Remaja), di setiap sekolah di Kota Sukabumi. Adapun Pelatihan KKR yang dilaksanakan di Aula GOR (Gelanggang Olah Raga) SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu. 

Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., selaku Ketua KPA Kota Sukabumi, dalam rangka memberi pengetahuan dan pemahaman tentang HIV-AIDS, termasuk cara mengantisipasi dan menanggulanginya, untuk menekan sekaligus menurunkan angka kasus HIV-AIDS, khususnya di kalangan pelajar di Kota Sukabumi. 

Untuk itu, materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut, berkaitan dengan penularan dan penyebaran HIV-AIDS, yakni melalui darah, cairan sperma dan ASI (Air Susu Ibu), dari seorang ibu yang terinfeksi HIV-AIDS. Hal tersebut bisa diketahui, setelah dilakukan pemeriksaan melalui VCT (Voluntary Counselling and Testing). 

Baca Juga  Kwalitas Layanan RSJ Prov.Jabar Harus Lebih Baik Dari RS Kota/Kabupaten

Dikatakannya, setiap orang yang terinfeksi virus HIV, pada umumnya tidak kelihatan sakit, sebab virus penyakit tersebt berkontraksi jangka panjang, khususnya dalam menyerang sel darah putih, yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh. Namun setelah daya tahan tubuh tidak ada, virus penyakit tersebut baru terasa, yakni dengan datangnya berbagai jenis penyakit, kepada setiap orang yang terinfeksi virus HIV, dan hal tersebut wajib diketahui oleh seluruh KKR di setiap sekolah di Kota Sukabumi. 

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada seluruh KKR di setiap sekolah di Kota Sukabumi, supaya dapat mendorong setiap pelajar yang ada di sekolahnya masing-masing, khususnya kepada para pelajar yang sudah berumur 17 ke atas, untuk mendonorkan darah. Karena dengan mendonorkan darah, merupakan salah satu cara dan upaya untuk mengetahui terinveksi atau tidak oleh virus penyakit tersebut. 

Disamping itu juga diharapkan, seluruh KKR di setiap sekolah di Kota Sukabumi, dapat melaksanakan sosialisasi, khususnya tentang upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, di lingkungan sekolahnya masing-masing. 

Baca Juga  Kota Bandung Optimis Raih Kembali Juara MTQ Jabar

Dikatakannya, untuk menekan sekaligus menurunkan angka kasus HIV-AIDS khususnya di Kota Sukabumi, setiap jenjang kelembagaan di Kota Sukabumi harus ikut terlibat. Adapun untuk di setiap lingkungan sekolah di Kota Sukabumi melalui KKR, serta di lingkungan lainnya melalui komunitas dan kader Penanggulangan HIV-ADIS. Karena pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS ini, harus dilakukan oleh semua pihak, sebab sudah menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak, bukan tugas dan tanggung jawab KPA dan instansi terkait saja. 

Namun dalam melakukan pencegahan penularan dan penyebaran virus penyakit tersebut, bukan dengan cara menjauhi setiap orang yang terinfeksi virus penyakit tersebut atau yang lebih dikenal dengan sebutan ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS), tapi virus dan penyakitnya. Sebab para ODHA jangan dijauhi, tapi harus didekati, supaya bisa tetap melakukan berbagai aktivitas dan menjaga kelangsungan hidupnya. (MAY/AMH) 

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close