“Tadi Pak Dirut juga berjanji bahwa setelah revitalisasi berjalan, pedagang bisa kembali lagi berjualan kembali di lapaknya masing – masing,” terangnya.
Ia menambahkan, Pasar Induk Kramatjati tidak mungkin ditutup hanya karena revitalisasi. Pasalnya, para pedagang sedang pemulihan ekonomi dan pasar induk ini tidak bisa ditutup.
“Karena pasar ini ada penyuplai buah sayur terbesar di DKI Jakarta. Dan bisa saja revitalisasi dilakukan di 2023 2024 nanti kesepakatan antara PD Pasar Jaya dan para pedagang,” lugasnya.

Ia menegaskan, dirinya selaku anggota DPRD DKI Jakarta akan terus memantau secara maksimal perkembangan rencana revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati.
“Saya selaku anggota dewan akan memantau secara maksimal perkembangan yang ada perencanaan revitalisasi Pasar Induk Kramatjati,” pungkasnya.












