Usai acara, Slamet menyampaikan bahwa, ditengah gencarnya tekhnologi modern saat ini, anak perlu dibekali dengan ilmu agama.
“Perkembangan tekhnologi modern yang pesat dan kebebasan akses internet seperti saat ini, perlu diimbangi dengan ilmu agama yang kuat,” kata Slamet yang juga ketua DPC PDIP Demak.
Untuk itu, lanjutnya, memasukkan anak ke pondok pesantren, adalah pilihan tepat bagi anak.
“Maka, saya mengajak masyarakat, ayok berbondong-bondong memasukkan putra/putrinya di pondok pesantren Tahfidz Taqwiyatul Wathon,” ajak Slamet yang juga santri di perum Pondok Majapahit.
Senada, Ketua yayasan Taqwiyatul Wathon, Kambali, juga mengajak agar masyarakat menyerahkan Pendidikan putra/putrinya di Pondok Pesantren Tahfidz Taqwiyatul Wathon.
“Pesantren Taqwiyatul Wathon adalah pilihan terbaik, karena pengasuh dan para ustadznya dipilih dari para hufadz penghafal Al-Qur’an terbaik, dengan sanad dari Kudus,” jelas Kambali.













