Cimahi, BEDAnews
Setelah didemo LSM Laskar Merah Putih (LMP) Kota Cimahi beberapa kali, akhirnya Ketua DPRD Kota Cimahi Ade Irawan menyerah dan memberikan salinan LKPJ dan catatan strategis DPRD Kota Cimahi atas Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Cimahi 2011.
Aksi damai yang dilakukan LSM LMP Kota Cimahi tersebut sempat membuat massa bersitegang dengan Ketua DPRD Kota Cimahi, karena setelah melakukan pertemuan, Ketua DPRD Kota Cimahi hanya memberikan catatan strategis DPRD atas LKPJ Walikota Cimahi, namun hal itu ditolak LMP.
“LKPJ dan Catatan Strategis merupakan satu paket yang dibahas DPRD Kota Cimahi, malahan sudah di paripurnakan oleh DPRD beberapa waktu lalu, jelas kami tolak jika Ketua DPRD Kota Cimahi hanya memberikan catatan strategis saja,” kata Ketua LMP Cimahi Dieky Surachman, Senin (16/7) disela-sela aksi damai yang dijaga ketat aparat keamanan itu.
Aksi itu sendiri dilakukan menyusul beberapa audensi LMP kepada DPRD Kota Cimahi yang tak membuahkan hasil. Pasalnya, apa yang dituntut kepada DPRD Kota Cimahi selama ini untuk mendapatkan salinan LKPJ dan catatan strategis DPRD Kota Cimahi belum juga direspon. Malahan Ketua DPRD beberapa kali diminta untuk menghadiri pertemuan selalu tidak ada ditempat.
Dieky mengatakan, aksi damai kemarin, LMP menuntut DPRD memberikan salinan LKPJ walikota Cimahi 2011 dan salinan catatan strategis dan rekomendasi DPRD terkait LKPJ walikota Cimahi tahun 2011.
“Kami juga menuntut klarifikasi surat penolakan Ketua DPRD Kota Cimahi dengan penerapan peraturan dan undang-undang yang tidak sesuai, kami juga menuntut klarifikasi undangan Ketua DPRD yang justru tak dihadiri pihak pengundang,” jelasnya Selasa (17/7).
Karena terus didesak oleh massa LMP, akhirnya Ketua DPRD memberikan salinan LKPJ dan catatan strategis serta rekomendasi DPRD terkait LKPJ walikota Cimahi 2011.
”Catatan strategis merupakan hal yang baku dibahas oleh DPRD, karena catatan strategis dan rekomendasi DPRD merupakan hasil pembahasan pansus LKPJ yang hasilnya sudah dilaporkan kepada pihak-pihak yang berwenang,” kata Ade Irawan. (Mulyana/ M.Fachry)













