Gagasan dan pemikiran tersebut, kata LaNyalla, sudah disampaikan dalam berbagai forum dan kesempatan ketika dirinya berkeliling Indonesia.
Menurut Senator asal Jawa Timur itu, sistem demokrasi Pancasila perlu dikembalikan, karena sistem yang menempatkan seluruh elemen masyarakat yang ada di Indonesia di dalam Lembaga Tertinggi Negara, yaitu MPR, sebagai penjelmaan dari kedaulatan rakyat.
“Di dalam sistem tersebut bukan hanya ada partai politik saja, tetapi ada unsur dari Daerah-Daerah dan ada unsur dari Golongan-Golongan. Sehingga sistem demokrasi ini adalah sistem demokrasi yang lengkap,” papar dia.
Dijelaskannya, mereka inilah yang menyusun arah perjalanan bangsa melalui Garis Besar Haluan Negara. Mereka juga yang memilih Presiden dan diberi mandat atau sebagai pelaksana dari GBHN.













