
Pemimpin Umum Ipotnews ini memberikan contoh. Pertama, PWI Jaya menjadi rumah cerdas bagi anggotanya, tempat bersemai dan tumbuhnya wawasan, etika dan inovasi media. Penekanan diskripsi lebih kepada aspek pendidikan dan nilai-nilai profesionalisme.
Kedua, sebagai rumah cerdas bagi wartawan atau anggotanya, PWI Jaya hadir untuk membina, menginspirasi dan memperkuat peran pers di era digital. Penekanan deskripsi kepada aspek lebih dinamis dan cocok untuk konteks modernisasi.
Ketiga, PWI Jaya rumah cerdas tempat anggotanya belajar, berjejaring, dan bertransformasi. Deskripsi yang ketiga ini lebih ringkas, komunikatif dan cocok untuk tagline publikasi.
“Tantangan terbesarnya adalah menjadikan organisasi PWI Jaya, sebagai sebuah wadah yang tidak hanya melindungi, tetapi juga mencerdaskan, menghubungkan dan mengangkat martabat profesi wartawan di mata publik dan seluruh pemangku kepentingan,” urai Benny Joewono.












