Tapi Quick Count pun tak memberi kejelasan mengenai pemenang final Pilkada Jakarta.
Padahal pada pukul 17.00 WIB, data Quick Count untuk Pilkada Jakarta telah mencapai 99 persen. Pramono Anung-Rano Karno memperoleh 49,9 persen suara. Unggul jauh dari Ridwan Kamil-Siswono, tetapi belum mencapai ambang batas 50%+1 yang diperlukan untuk memenangkan satu putaran.
Di tengah margin of error 1 persen, jika Quick Count-nya 49,9 persen, perolehan real Pramono-Rano berada di rentang 48,9 persen hingga 50,9 persen.
Ini berarti mereka mungkin menang satu putaran, atau mungkin tidak. Hanya real count KPU yang dapat memastikan.
Hari setelah Pilkada, masing-masing kubu mulai memainkan narasi. Tim Pramono-Rano menggelar konferensi pers, mengklaim telah menang satu putaran dengan perolehan 50,07 persen.












