• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » KETIKA IMPOR MENJADI TUAN: Jalan Sunyi Menuju Kematian Sawah Indonesia

KETIKA IMPOR MENJADI TUAN: Jalan Sunyi Menuju Kematian Sawah Indonesia

kris by kris
28 Juni 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Tulisan ini tidak bermaksud menolak impor secara mutlak. Dalam kondisi tertentu, impor dapat menjadi instrumen kebijakan yang sah dan diperlukan. Namun persoalan muncul ketika impor berubah dari pilihan darurat menjadi kebiasaan. Ketika setiap gejolak harga dijawab dengan membuka keran impor, sementara persoalan mendasar di sektor pertanian dibiarkan berulang dari tahun ke tahun.

 

Di situlah sesungguhnya kita sedang menempuh jalan sunyi menuju kematian sawah Indonesia.

BeritaTerkait

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026

Kelola Kabupaten Berskala Besar, Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta Untuk Mewujudkan Visi Misi Daerah

6 November 2026

 

*Benturan Dua Logika yang Tak Kunjung Bersatu*

 

Di balik setiap kebijakan pangan terdapat dua kepentingan yang tidak selalu berjalan seiring.

 

Di satu sisi, pemerintah berkewajiban menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Dalam kerangka ekonomi makro, impor sering dianggap sebagai instrumen tercepat untuk meredam gejolak pasar. Ketika stok diperkirakan menipis atau harga mulai naik, impor menjadi pilihan yang dianggap paling praktis.

Page 2 of 13
Prev123...13Next
Previous Post

Konser I Love RCTI Warnai Puncak HUT ke-25 Kota Cimahi, Warga Padati Gunung Bogong

Next Post

Sarasehan Keteladanan Bung Karno, Andri Gunawan Tegaskan Bung Karno Milik Bangsa

Related Posts

Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Ragam

Kelola Kabupaten Berskala Besar, Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta Untuk Mewujudkan Visi Misi Daerah

6 November 2026
Ragam

Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Ragam

Singgasana di Atas Ingatan yang Lelah: Kala Kekuasaan Berjalan Tanpa Rem

6 November 2026
Ragam

MENGAKHIRI ERA PARCOK

6 November 2026
Next Post

Sarasehan Keteladanan Bung Karno, Andri Gunawan Tegaskan Bung Karno Milik Bangsa

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021