JAKARTA || Bedanews.com — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) sukses melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Joint Minex Pandu 2026 yang berlangsung pada 25 Maret hingga 1 April 2026. Latihan ini digelar di tiga lokasi strategis, yakni Changi Naval Base, Singapura pada fase pelabuhan (harbour phase), perairan Bintan pada fase laut (sea phase), serta Kodaeral IV Batam pada fase penutup (post exercise phase).
Dalam latihan tersebut, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur, di antaranya KRI Pulau Fanildo-731 (KRI PFN-731), KRI Pulau Rengat-727 (KRI PRG-727), Komando Pasukan Katak (Kopaska). Sementara itu, Republic of Singapore Navy (RSN) turut berpartisipasi dengan menghadirkan RSS Punggol dan RSS Bedok.
Rangkaian kegiatan latihan yang dibuka melalui opening ceremony yang dihadiri oleh Danguskamla Koarmada l, Laksma TNI Dedi Komarudin, diawali dengan harbour phase pada 25 hingga 27 Maret 2026, yang diisi dengan berbagai aktivitas seperti upacara pembukaan, olahraga bersama, interaksi antar pelaut, kunjungan kapal (cross platform visit), perencanaan latihan, Subject Matter Expert Exchange (SMEE), serta pengecekan sistem dan komunikasi.













