“Tujuan kami Audiensi dan Silaturrakhmi diantaranya untuk menagih janji Kemenag guna menyelesaikan Inpassing. Saat itu dijanjikan akan diselesaikan akhir tahun 2019, lalu mundur awal 2020, molor lagi akhir 2020. Tapi hingga akhir 2021 kok gak ada kabar?, makanya hari ini PGSI bersilaturahmi untuk mempertanyakan hal tersebut,” tutur Fattah.
Kami juga mohon agar dana Inpassing terhutang mulai 2011 sampai 2015, bisa dibayarkan. Jika Kemenag sungguh-sungguh, Insya Allah bisa. “Tentu sangat tidak elok, negara berhutang dengan para guru swasta yang gajinya masih jauh dari layak, antara 150 ribu sampai 300 ribu? Kan aneh!,” tandas Fattah.
Selanjutnya secara marathon, beberapa Pengurus PGSI yang turut hadir menyampaikan beberapa hal:
1. Berlakukan kenaikan golongan Inpassing secara berkala dengan memperhitungkan masa bakti mengajar.













