• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kemacetan Bandung Tak Kunjung Reda, Farhan Minta Kepastian Proyek Jembatan Layang Nurtanio

Kemacetan Bandung Tak Kunjung Reda, Farhan Minta Kepastian Proyek Jembatan Layang Nurtanio

admin by admin
19 Juni 2025
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mencari jalan keluar atas kemacetan kronis yang membayangi sebagian ruas jalan di kota ini. Salah satu fokus perhatian Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, adalah proyek jembatan layang Nurtanio yang hingga kini tidak menunjukkan progres pembangunan.
Farhan menyebut proyek tersebut berada di bawah kendali pemerintah pusat. Ia menyayangkan belum adanya penyelesaian. Padahal proyek ini sangat penting untuk memperlancar arus kendaraan di kawasan utara kota yang padat.
“Ada satu titik di Kota Bandung yang sampai sekarang masih misterius yaitu jembatan layang di daerah Nurtanio. Itu adalah proyek dari pemerintah pusat,” kata Farhan, di Jalan Riau, Kota Bandung, Senin, 16 Juni 2025.
Farhan berencana bertolak ke Jakarta pada Kamis 19 Juni 2025 guna berkomunikasi langsung dengan pihak-pihak terkait di tingkat pusat.
Tujuannya adalah untuk memastikan komitmen dan jadwal penyelesaian proyek tersebut.
“Izinkan saya nanti hari Kamis akan menghadap pemerintah pusat untuk menanyakan, apakah akan diselesaikan atau tidak. Kalau mau diselesaikan, kapan?” ujarnya.
Farhan juga menyinggung label “kota termacet sedunia” yang sempat disematkan kepada Kota Bandung.
Ia mengakui, jumlah kendaraan pribadi yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama. Data terakhir menunjukkan kendaraan pribadi di Bandung mendekati angka 5,5 juta unit dengan penduduk sekitar 2,6 juta jiwa.
Kendati demikian, menurutnya, akar masalah tidak berhenti pada volume kendaraan, dan jumlah jiwa tetapi juga infrastruktur penunjang mobilitas yang belum tuntas.
“Kita itu dicap sebagai kota paling macet sedunia. Maka kita bertanya kenapa? Salah satunya ya karena proyek seperti jembatan layang Nurtanio ini belum beres-beres,” kata Farhan.
Ia menilai, masyarakat tidak terlalu peduli dengan siapa yang bertanggung jawab, apakah pemerintah kota, provinsi, atau pusat yang penting adalah persoalan diselesaikan secara nyata.
“Masyarakat kan enggak mau tahu, pokoknya pemerintah, yang penting beres. Maka kami tidak akan mengatakan bahwa itu masalah pusat atau bukan. Tapi sebagai pemerintah kota, kami akan bertanya langsung,” tuturnya.
Farhan menyebut komunikasi yang proaktif ke pemerintah pusat adalah langkah penting agar Kota Bandung mendapatkan perhatian lebih dalam proyek-proyek strategis nasional, terutama yang menyangkut hajat hidup dan mobilitas jutaan warga kota.**

BeritaTerkait

Wadah Karakter Positif Remaja, Pemkot Tasikmalaya Apresiasi Pelantikan Indoboxing Indonesia

19 September 2026

Bapas Cirebon Gelar Sholat Istisqa dan Doa Bersama, Perkuat Nilai Spiritual Pegawai dan Klien

18 September 2026
Tags: BandungFarhanJembatanKemacetanLayangMinta KepastianNurtanioproyekRedaTak Kunjung
Previous Post

Bakamla RI Laksanakan Puldata Keamanan Laut di Banyuwangi

Next Post

TNI, Warga, dan Balai Taman Nasional Wasur Gotong Royong Bangun Akses Kehidupan di Pedalaman Merauke lewat Jembatan Tradisional

Related Posts

News

Wadah Karakter Positif Remaja, Pemkot Tasikmalaya Apresiasi Pelantikan Indoboxing Indonesia

19 September 2026
News

Bapas Cirebon Gelar Sholat Istisqa dan Doa Bersama, Perkuat Nilai Spiritual Pegawai dan Klien

18 September 2026
New Post

Jaga Air, Jaga Produksi: Solusi Bangun Indonesia Tekan Penggunaan Air Baku

18 September 2026
Edukasi

KPID Jabar Diminta Tingkatkan Program Literasi Media Hingga Kabupaten dan Kota Serta Sekolah

18 September 2026
Headline

Satpol PP Demak Bongkar Lebih dari 200 Bangunan di Sempadan Sungai Tuntang Lama

18 September 2026
News

Bapas Cirebon Perkuat Kepribadian Klien Pemasyarakatan, Tekankan Bahaya Narkoba

18 September 2026
Next Post

TNI, Warga, dan Balai Taman Nasional Wasur Gotong Royong Bangun Akses Kehidupan di Pedalaman Merauke lewat Jembatan Tradisional

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021