“Kita terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak hotel, kewilayahan dan lainnya untuk dapat menyiapkan tempat tempat atau rumah singgah isolasi di masing masing wilayah. Ini sebagai solusi juga dalam mengurangi BOR di RS rujukan,” ungkap Cucu.
Cucu memaparkan, jika menggunakan perhitungan standar WHO, 1 tempat tidur itu untuk 1.000 orang. Dengan asumsi warga Kota Bandung berjumlah 2,5 juta jiwa maka saat ini jumlah tempat tidur di RS Kota Bandung sudah sangat memadai.
Karena saat ini, terdapat sebanyak 6.000 tempat tidur di seluruh RS di Kota Bandung.
Akan tetapi, pandemi Covid-19 tidak mengenal batas administrasi daerah. Sehingga RS di Kota Bandung juga melayani pasien dari daerah lain.
“Sehingga hanya pasien pasien Covid-19 yang bergejala sedang hingga beratlah yang diarahkan masuk ke RS rujukan. Itu akan mengurangi penumpukan pasien di RS juga akan serta merta menurunkan BOR. Namun dengan tetap tidak mengurangi kualitas pelayanan,” jelas Cucu. (Putri)













