BANDUNG. BEDAnews.com – Di tengah tingginya kasus Covid-19, Pemerintah Kota Bandung memastikan pasokan oksigen dalam kondisi aman. Terlebih sekitar 90 persen produksi oksigen di Kota Bandung diprioritaskan untuk bidang kesehatan.
Kendati demikian, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erick M Athauriq menegaskan warga tetap harus bijak untuk saat mengisi oksigen dan tabungnya.
“Tidak perlu panic buying. Bijaklah untuk membeli atau mengisi oksigen. Tidak perlu menyimpan terlalu banyak,” imbau Eric, Kamis 8 Juli 2021.
Eric mengimbau agar warga yang membutuhkan hanya membeli atau mengisi oksigen untuk kebutuhan 2-3 hari ke depan.
“Tak perlu menyimpan hingga untu seminggu. Meski persediaan aman, tetapi kita harus bijak juga memperhatikan orang lain yang juga membutuhkan,” tuturnya.













