“Oleh karena itu kita terus berkolaborasi dengan semua pihak agar tidak terjadi penumpukan di RS rujukan,” imbuhnya.
Cucu mengungkapkan, salah satu solusi atau langkah dalam menurunkan BOR adalah memperbaiki dan memaksimalkan proses yang ada di hulu. Yaitu memilah dan mengategorikan pasien Covid-19 berdasarkan gejala yang dialami.
Karena jika semua pasien Covid-19 masuk ke RS, maka penambahan atau konversi tempat tidur tidak akan cukup.
Cucu mengungkapkan, masyarakat harus mulai memahami bahwa setiap pasien yang terpapar virus Covid-19 tidak harus masuk ke RS rujukan. Jika bergejala ringan bisa dengan isolasi mandiri atau berkoordinasi dengan puskesmas dan aparat setempat.
Nantinya, puskesmas atau aparat kewilayahan akan mengarahkan ke tempat tempat isolasi atau Rumah Singgah di dekat tempat tinggalnya.













