Ketua Umum , sekaligus pendiri Yayasan Elmu Nasirul Matiin, Citra Almatin mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas perjalanan panjang gerakan sosial yang telah dirintis sejak tahun 2020 ini.
Menurutnya, konsistensi dalam memegang prinsip kemanusiaan telah membuahkan hasil nyata, di mana ribuan warga kini bisa bernapas lega setelah mendapatkan pendampingan yang layak.
”Banyak warga yang akhirnya terbantu, mulai dari mereka yang terkendala masalah administrasi kependudukan, tidak memiliki BPJS, hingga pasien dengan kondisi darurat dan penyakit kritis yang sebelumnya kebingungan harus berobat ke mana,” ujar Citra saat ditemui di Bandung.
Ia menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya berkomitmen penuh untuk meringankan beban masyarakat marginal tanpa pernah memungut biaya sepeser pun. Prinsip mandiri dan non-komersial ini dipegang teguh agar setiap warga yang berobat merasa dihargai tanpa ada beban finansial tambahan.
Melalui filosofi “Ikatan Lidi,” Citra berharap gerakan solidaritas ini tidak hanya berhenti pada penanganan medis semata, tetapi juga mampu membangkitkan kembali kepedulian sosial di lingkungan warga sekitar.
”Harapan kami ke depan, semangat gotong royong ini bisa terus tumbuh. Karena sejatinya, urusan kemanusiaan dan kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama manusia,” pungkasnya.













