Bandung, BEDAnews
DPRD Jawa Barat menggelar rapat paripurna istimewa perayaan Hari Jadi Provinsi Jabar ke-67, dilanjutkan dengan rapat paripurna penutupan masa sidang I tahun 2012 dan masa reses anggota DPRD Jabar, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (27/8).
Rapat paripurna istimewa HUT Jawa Barat yang merupakan peringatan kedua kalinya ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Jawa Barat Ir. Irfan Suryangara itu terkesan unik, karena segenap peserta rapat menggunakan pakaian adat baju takwa berwarna kuning, lengkap dengan bendo.
Nampak hadir segenap muspida Pemprov Jabar, Pangdam III/Siliwangi Mayjen Sonny Widjaja dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Yuswa Kusumah. Juga hadir Pangeran Sepuh dari keraton Cirebon, beberapa Bupati, Walikota, wakil bupati, wakil Walikota, kepala dinas dan OPD di lingkungan pemprov Jabar, ketua DPRD Kabupaten/Kota, pemenang Lomba inovasi jabar2012, para veteran dan undangan lainnya.
Yang menarik adalah pernyataan yang dibacakan ketua DPRD sebagai pimpinan sidang. Irfan menegaskan, bahwa segala keberhasilan yang diraih oleh Provinsi Jawa Barat tidak hanya diraih berkat kerja keras Pemprov Jabar saja, namun juga berkat hasil kerja keras 100 anggota DPRD Jabar. Selama ini cenderung anggapan apa yang diraih pemprov merupakan kerja sepihak.
"Hingga saat ini, Provinsi Jabar telah meraih 67 penghargaan, penghargaan ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak di lingkungan Pemprov Jabar dan juga kami 100 anggota dewan," tegas Irfan yang disambut tepuk tangan peserta sidang.
Selain hal pokok tersebut, Irfan juga mengumumkan 20 anggota DPRD Jawa Barat yang memiliki tingkat kerajinan dalam menghadiri rapat paripurna DPRD Jabar, diantaranya adalah H. Yoga Sugianto (FPG), Sugianto Nangolah (Fraksi Demokrat), Ineu Purwadewi Sundari, S. Sos (Fraksi PDI-P), Tetep Abdulatif (Fraksi PKS), Zulkifli Chaniagoh, Hj. Hadidjah Warno, Ir. H. Momon Permono, Lili Zuraida, Suhartini Syahlan, SE.
Pada Kesempatan tersebut Irfan juga mengingatkan kepada para anggota DPRD Jabar pada saat reses, untuk selalu mencari aset-aset daerah milik Pemprov Jabar yang selama ini dikuasai oleh pihak lain. Karena asset itu milik rakyat Jabar, tegasnya.
Usai menutup rapat paripurna Istimewa HUT Jabar, pimpinan DPRD Jabar melanjutkan kegiatan rapat paripurna dengan agenda penutupan masa sidang 2 tahun 2012, dan paripurna masa reses DPRD Jawa Barat yang dilaksanakan dari 28 Agustus 2012 sampai 5 September 2012. (Hermanto)












