Bandung, BEDAnews
Hingga Sabtu (25/8/2012) atau H+6 arus mudik lebaran 2012, sebanyak 70 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jabar. Dari jumlah tersebut, 11 korban meninggal di wilayah hukum Polres Garut dimana terjadi kecelakaan hingga 50 kasus dan merupakan yang terbanyak dibanding daerah lainnya di Jabar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, dari 305 kasus lakalantas yang terjadi hingga H+6 selain korban meninggal, 112 orang mengalami luka berat dan 258 orang luka ringan.
Menurut Martin, korban meninggal dunia lainnya terjadi di wilkum Polrestabes Bandung 6 korban, Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi masing-masing 1 korban lalu Polres Cimahi 9 korban, Polres Ciamis 8, dan Polres Sumedang 5 korban jiwa.
Selanjutnya Polres Cirebon Kota 1 korban, Polres Cirebon 2 korban, Polres Cianjur 3 korban jiwa, Polres Bogor Kota dan Polres Bogor masing-masing 1 korban jiwa. Berikutnya Polres Kuningan 7 korban, Polres Subang 4 korban, lalu Polres Majalengka 2 korban, Polres Bandung 5 korban, Polres Tasikmalaya Kota, Polres Indramayu dan Polres Banjar masing-masing 1 korban jiwa. “Kerugian materi yang dialami akibat lakalantas itu adalah sekitar Rp 1.252.100.000,” ungkap Martin.
Martinus menjelaskan, penyebab kecelakaan diantaranya faktor kendaraan, seperti kelebihan beban dan juga faktor manusia, seperti kelelahan. Menurutnya, sebaiknya setiap tiga hingga empat jam melakukan perjalanan, pengemudi diharuskan beristirahat dahulu dan tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
Selama Operasi Ketupat Lodaya 2012, tercatat sebanyak 37 kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat baik di dalam maupun di luar jalur mudik. Jumlah tersebut tecatat sejak 10 hingga 24 Agustus.
Kasus yang terjadi di jalur mudik, tercatat sebanyak 21 kasus, di luar jalur mudik 16 kasus. “Kasusnya beragam, mulai dari pencurian dengan kekerasan atau curas sebanyak empat kasus, pencurian dengan pemberatan atau curat enam kasus, dan lainnya,“ jelasnya. (Lanie)












