KAB. BANDUNG || bedanews.com — Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung, H. Rukmana, menyampaikan, ada 3 (tiga) faktor yang bisa menunjang untuk menciptakan kondusifitas kerja.
Ketiga faktor itu, Rukmana menambahkan, adanya investasi, sumber daya manusia kompeten, dan upaya memberikan pelatihan serta keterampilan sebagai instrumen untuk memperoleh pekerjaan. “Itu adalah visualisasi kondusifitas yang diharapkan kita semua,” katanya di ruang kerjanya, Selasa 1 Agustus 2023.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa kondusifitas bisa terjadi kalau pihak investor atau pengusaha tidak hengkang tetap berada di Kabupaten Bandung. Karena bisa saja karena tidak kondusif pihak pengusaha lari ke daerah Jawa Tengah arau daerah lainnya.
Sementara mengenai penanggulangan jumlah pengangguran yang ada di wilayah Kabupaten Bandung, ia menyebutkan bukan menanggulangi, melainkan membantu mengurangi jumlah pengangguran melalui pelatihan keterampilan kerja.
Karena fungsi Disnaker disini, ia menegaskan, hanya memfasilitasi warga untuk memperoleh keterampilan kerja agar bisa memperoleh pendapatan dan membuka lapangan kerja sendiri sesuai dengan kemampuan bidang yang digelutinya.
Program ini merupakan 13 program Pemkab Bandung yang sebagian sudah diimplementasikan oleh Disnaker. “Alhamdulillah jumlah angka pengangguran yang sebelumnya ada di 8 persen sekarang berkurang menjadi 6,8 persen,” ujarnya.
Bagi warga yang mengikuti pelatihan keterampilan kerja di BLK Manggahang, ia mengemukakan, bisa saja membuka usaha sendiri dirumahnya, apalagi Pemkab Bandung sudah memberikan solusi dengan adanya Bantuan Modal Bergulir tanpa Bunga, atau mendaftarkan diri sebagai pegawai di perusahaan-perusahaan.***












