HeadlineHukum

Kasus Korupsi Cisinga Kab. Tasikmalaya Jalani Sidang Perdana

BANDUNG, BEDAnews.com – Mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya Bambang Alamsyah dan 4 orang lainnya, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu (18/12/2019).

Para terdakwa yakni Mantan Kadis PUPR Bambang Alamsyah, Rita Rosfany sebagai PPK, Mamik Moch Fuadi sebagai tim teknis dan PPHP serta dua unsur swasta, yakni Dede Suryaman alias Dede Deudeul dan H lik Purkon alias H Islam (berkas terpisah) didakwa dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 UU Tipikor.

Menurut jaksa penuntut umum dari Kejati Jabar menerangkan bahwa terdakwa Bambang Alamsah bersama saksi Rita Rosflani, Mamik Moch Fuadi, Dede Suryaman dan lik Purkon pada Februari-Desember 2017, telah melakukan perbuatan melawan hukum korupsi pembangunan Jembatan Ruas Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) yang merugikan keuangan negara senilai Rp.4 miliar lebih.

Uang kerugian negara tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa H. Dede Suryaman Rp. 800 juta lebih,Iik Purkon Rp.2,8 miliar dan pihak lain Endang Kodok Rp.287 juta.

Atas dakwaan tersebut tim kuasa hukum para terdakwa akan mengajukan eksepsi pada sidang mendatang.

Menurut kuasa hukum terdakwa, R. Aji Oktario. SH pihaknya menganggap dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum tidak cermat dan jelas dan uraian dakwaan Primar dicampuradukan dengan dakwaan subsidair begitu juga sebaliknya.

“Didalam dakwaan tadi juga ada orang yang disebutkan menerima uang yang termasuk mengakibatkan kerugian negara diantaranya Endang Kodok. Kalau ada seseorang yang disebut menerima uang dalam kasus ini dan tidak menjadi terdakwa, maka patut dipertanyakan.” ujarnya.

Sementara penasehat hukum Rizki Rizgantara. SH mempertanyakan pihak yang disebut dalam dakwaan menerima uang.

“Setiap orang sama didepan hukum. Kalaupun Endang Kodok telah mengembalikan uang, namun menurut pasal 4 UU Tipikor pengembalian tidak menghapuskan pidana” tegasnya. (Boed)

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close