Prosesi tersebut diawali dengan pemberian/penyematan kain khas NTT kepada Kasad beserta rombongan, dilanjutkan dengan penampilan tarian daerah yang dibawakan oleh para remaja putri.
Selanjutnya, Kasad menyalami satu-persatu tokoh masyarakat dan perangkat desa. Para mantan pejuang kemerdekaan yang tinggal di wilayah tersebut juga terlihat hadir menyambut Kasad. Mereka berjajar rapi, lengkap dengan seragam dan baret, serta _badge_ Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tersemat di pundak, siap menerima jabat tangan dari Kasad.
Sementara itu, dalam sambutannya di lokasi penampungan pompa hidram, Kasad kembali menyampaikan pentingnya program TNI AD Manunggal Air untuk terus digalakkan oleh satuan TNI AD di daerah, terutama hingga ke pelosok desa. Sebab, program ini adalah implementasi 8 Wajib TNI, serta sejalan dengan Perintah Harian Kasad yang Kelima dan Keenam.













