Sementara itu di wilayah lain pada tanggal 15 Juli 2023 di atas kapal penumpang KM Barcelona IIIA pelayaran dari Tahuna tujuan Manado aparat keamanan (Satgas TNI bersama tim Spesiac Force Quick Respon (SFQR) Lanal Tahuna dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna) menemukan sejumlah BBM bersubsidi jenis minyak tanah. Karena pemilik BBM tersebut tidak ada kemudian barang bukti diamankan di Lanal Tahuna untuk diproses lebih lanjut.
Kapuspen TNI mengatakan dengan ditemukannya upaya penyelundupan BBM bersubsidi jenis minyak tanah di Pelabuhan Tahuna Kab. Kepulauan Sangihe menunjukkan bahwa pelabuhan di wilayah perbatasan laut RI-Filipina rawan terhadap penyelundupan BBM bersubsidi. “Tidak menutup kemungkinan para pelaku penyelundupan memanfaatkan pelayaran serta dermaga tradisional di perairan dan pulau-pulau kecil wilayah perbatasan laut RI-Filipina, untuk membawa barang selundupan dari kedua negara. Kondisi tersebut berpotensi masuknya jaringan radikal/teroris, penyelundupan senpi, muhandak, narkoba serta barang terlarang dan berbahaya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional” kata Laksda TNI Julius.













