Sementara itu Kejaksaan Agung RI telah menyampaikan temuan aliran dana yang diduga digunakan untuk membiayai penunggangan isu, mulai dari buzzer hingga sejumlah yayasan. “Dia (Marcella Santoso) sudah mengakui adanya aliran dana Rp500 juta, USD2 juta, kepada orang-orang tertentu yang nanti perlu didalami,” kata Mayjen TNI Kristomei.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI untuk terus mendukung upaya penegakan hukum, menjaga stabilitas nasional dan menjalin sinergi antarlembaga, serta merespons secara cermat berbagai dinamika yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan negara.
Page 4 of 4












