Kerja sama ini berlaku selama lima tahun, dengan evaluasi pelaksanaan setiap tahun, serta dirancang tanpa membebani APBD Kota Yogyakarta.
Skema tersebut memperlihatkan peluang pengembangan program pemberdayaan ekonomi melalui optimalisasi sumber daya, jejaring dan kapasitas kelembagaan yang dimiliki pemerintah daerah maupun dunia usaha.
Model kolaborasi ini, juga dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain dalam merancang kerja sama yang efektif, berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat.
Jogja Expo & Forum 2026 menjadi momentum untuk memperkuat keterhubungan antara produk unggulan daerah, strategi city branding, pengembangan investasi dan perluasan pasar.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, KADIN, dan dunia usaha, produk-produk lokal diharapkan tidak hanya semakin dikenal, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah, memperluas jaringan pemasaran, serta menciptakan aktivitas ekonomi yang produktif. (Red).













