“Karena itu, inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan KADIN diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penguatan hubungan pemerintah dan dunia usaha yang berorientasi pada hasil pembangunan,” jelas Rendy.
Rendy menilai, keberhasilan pembangunan daerah pada akhirnya tidak hanya dinilai dari terlaksananya program, tetapi juga dari peningkatan kesempatan kerja, berkembangnya usaha masyarakat, bertambahnya nilai ekonomi produk lokal dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Pada pelaksanaan PKS, Pemerintah Kota Yogyakarta berperan sebagai fasilitator sekaligus menyediakan lokasi penyelenggaraan kegiatan di Griya UMKM.
Sementara itu, KADIN Kota Yogyakarta bertindak sebagai penyelenggara program dengan menyediakan instruktur, tenaga pendamping, serta fasilitas dan layanan Rumah Kurasi.













