KAB. BANDUNG || bedanews.com — Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya mengimbau kepada pengemudi arus balik mudik lebaran untuk mewaspadai terjadinya bencana angin kencang saat berkendara.
Sesuai dengan informasi dari BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kejadian angin kencang akan mengancam kita hingga 31 Maret 2026. Untuk itu Beny berharap kepada semua pengendara bisa meningkatkan kewaspadaan.
Sementara peran BPBD pada giat PAM Lebaran dan Arus Balik Mudik, ia menuturkan, mendirikan 4 tenda di 4 titik, diantaranya, untuk Posko Utama di depan Masjid Al Fathu Soreang, Nagrek, Rancabai, dan Cicalengka. Tentu saja dalam mengimplementasikannya BPBD bersinergis dengan TNI/Porli, relawan, dan pihak lainnya.
“Kami mengharapkan para pemudik bisa mewaspadai akan terjadinya angin kencang yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Lebih baik segera menepi jangan memaksakan diri,” katanya di Soreang, Kamis 26 Maret 2025.
Kalau ada gejala-gejala akan terjadinya kebencanaan ia meminta kepada semua pihak untuk segera berkoordinasi dengan petugas. Dengan begitu akan terhindar dari kerugian akibat terdampak bencana.
“Tetap sehat dan tingkat kewaspadaan selama mengemudi, jangan memaksakan diri kalau mengantuk atau lelah. Lebih baik manfaatkan Pos PAM Lebaran untuk beristirahat,” pungkasnya.***













