Dalam keterangan resminya kepada Ketum FORSIMEMA-RI, Dr Yanto, mengungkapkan kebahagiaannya yang mendalam menjadi bagian dari keluarga besar Keraton Surakarta yang kerap ia kunjungi sejak kecil adalah kehormatan besar bagi dirinya.
“Saya mengucapkan terima kasih mendapat gelar Kanjeng Pangeran dari Kerajaan Solo atau Keraton Surakarta yang diberikan secara langsung oleh Putra Mahkota Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi, didampingi oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari atau dikenal sebagai Gusti Moeng,” kata Dr Yanto.
Ia mengaku, sebelumnya tidak pernah terpikir akan mendapat gelar kehormatan ini.
Dr Yanto mengatakan, Ia harus bisa membawa nama baik Keraton Surakarta dan bisa menjaga nama baik yang memberi gelar kepada dirinya.
“Dan dengan gelar ini tentunya saya berkewajiban untuk menjaga budaya bangsa, terutama budaya Keraton Solo,” imbuh Jubir MA yang juga dikenal sebagai Budayawan dan Seniman Wayang.













