JAKARTA || Bedanews.com – Jokowi mati-matian turun ke lapangan demi Gibran 2029, padahal saat ini belum waktunya kampanye.
Hal tersebut diungkapkan Jerry Massie, Direktur Political and Public Policy Studies kepada Wartawan, Minggu (24/6).
Menurutnya, kalau Jokowi mempromosikan atau mengkampanyakan Prabowo dan Gibran 2 periode, maka pertama ini melanggar UU pemilu lantaran sudah melakukan start kampanye lebih awal sebelum KPU memutuskan kampanye. Kedua, Jokowi akan merusak nama Prabowo lantaran ini tanpa sepengetahuan Prabowo, bisa jadi ini bom waktu dan merusak nama Prabowo. Ketiga, Jokowi berkampanye untuk PSI agar lolos Senayan. Padahal faktanya di lapangan pada Pileg lalu sudah memakai slogan PSI partai Jokowo api hanya 2,9 persen tak sampai 4 persen. Dan survei tahun ini PSI masih 2 persen. Bahkan saat kunjungan perdananya di Lampung, Jokowi di tolak emak-emak dan mahasiswa. Jadi ini pertanda dia sudah tak laku.













