“Memang Jokowi sudah berkali-kali melanggar UU Pemilu pada periode kedua, juga dia sudah pasang iklan soal kampanye Pilpres dan waktu di Pilgub DKI Jakarta juga,” tandasnya.
Begitu juga saat membagikan sembako ini juga pelanggaran, kalau bagikan tanpa ada embel-embel parpol tak masalah, tapi atas nama Parpol malah ini sangat mencolok.
Dikatakannya, Kader Gerindra dan juga Ketua Komisi IV menyebut, pihak Gerindra belum memikirkan soal Pilpres, apalagi memasangkan dengan Gibran.
“Saya yakin Prabowo tak akan berpasangan dengan Gibran. Lantaran Gibran tak kompeten dan tak dapat mengimbangi kemampuan Prabowo. Prabowo butuh wakil yang cerdas dan visioner bukan otak kosong,” imbuhnya.
Ada banyak calon-calon alternatif yang kompeten dan kredibel seperti Purbaya, Amran Sulaiman, AHY atau kader-kader partai Gerindra













