Ia menerangkan bahwa salah satu ikhtiar bagaimana Manajemen Berbasis Nilai terbentuk dengan baik adalah terbentuknya budaya kampus yang menjungjung tinggi budaya nilai keislaman, seperti kejujuran,tanggung jawab,sense of bilonging, meningkatnya layanan akademik dan non akademik, serta pelayanan kepada mahasiswa dilakukan secara profesional. Namun, mengedepankan secara perinsip rahmatan lil ‘alamin, pengambilan keputusan yang partisipatif dan etis mengembangkan nilai nilai syura, keadialan,kelayakan syari dan kemaslahatan, transformasi kepemimpinan yang berbasis keteladanan dan profetik,transformasi yang berbasis kepada integritas dan sikap melayani.
PTKI menjadi pusat perubahan berkontribusi pada proses dan solusi. Penerapan Manajemen Berbasis Nilai bukanlah agenda sesaat melinkan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, dan mulya secara moral,













