“Maka, itu namanya ‘istijraj’, yakni Allah membiarkan (menguji) dia. Jika, dia tidak segera bertobat, maka Allah akan mengadzabnya di dunia ini atau di akhirat kelak,” tegasnya.
Lalu ia menguraikan, taqwa adalah mengerjakan semua perintah Allah, dan menjauhi setiap larangan-Nya. Perintah Allah itu bukan hanya berupa ibadah mahdhoh seperti sholat, puasa, dan haji. Tetapi, juga ibadah ghaira mahdhoh seperti membaca, menuntut dan mengamalkan ilmu, rajin bekerja, menolong sesama, senyum, shodaqoh, infak, menyingkirkan duri dari jalan, olah raga, tidak ada rasa dengki, tidak sombong, toleran dan hidup harmonis dengan non-muslim, menjaga lingkungan hidup, dan menjadi rahmat bagi alam semesta.
Kenikmatan (rezeki) Allah yang diturunkan ke dunia hanya satu persen. Sisanya (99) nya disediakan Allah di surga di akhirat kelak (Hadits Nabi Muhammad saw).













