Melalui keterangannya, Rabu (30/10), Prof Mu’ti mengatakan bahwa, dirinya berdiskusi khusus dengan jajaran PBNU sebagai upaya untuk peningkatan pengelolaan pendidikan serta kualitas guru.

Terkait peningkatan pengelolaan pendidikan, Ia mengatakan bahwa, hal itu lebih menyasar pendidikan berbasis komunitas atau berbasis masyarakat.
“Kami mendapatkan banyak sekali masukan dari beliau dan para tokoh yang hadir pada pertemuan ini utamanya terkait penguatan pendidikan berbasis komunitas atau berbasis masyarakat dan juga kaitannya peningkatan goverment di sekolah serta kaitannya dengan kebijakan menyangkut guru, baik pelatihannya dan penugasannya,” katanya.
“Itu poin-poin penting yang bisa yang kami sampaikan. Mungkin selanjutnya bisa disampaikan oleh Almukarram KH Yahya Cholil Staquf,” tambahnya.













